Langsung ke konten utama

Sosialisasi Pencegahan Korupsi oleh tim Koorsupgah Wilayah III KPK RI

A
Admin Inspektorat
15 Nov 2023 10:382 menit bacaSumber: legacy-cms
Sosialisasi Pencegahan Korupsi oleh tim Koorsupgah Wilayah III KPK RI

Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia (KPK RI) menyambangi kabupaten Tabalong, Selasa (14/11).

Kedatangan KPK ke Bumi Saraba Kawa tersebut untuk menggelar sosialisasi Anti Korupsi bagi Legislatif, Eksekutif dan Masyarakat di pemerintah kabupaten Tabalong.

Kegiatan sosialisasi yang dilaksanakan di Balai Rakyat Dandung Sukhrowardi Komplek Pendopo Bersinar Pembataan langsung dihadiri Bupati Tabalong, H Anang Syakhfiani.

Direktur Koordinasi dan Supervisi Wilayah III KPK, Bahtiar Ujang Purnama sebagai pemateri menyampaikan korupsi merupakan kejahatan luar biasa.

“Memberantas korupsi bukan semata-mata hadirnya KPK, niatnya adalah ketika kita menghadapi kejahatan maka kita punya kewajiban untuk melakukan pencegahan atau melawannya” ujarnya.

Bahtiar menuturkan pencegahan itu bisa dilakukan dengan kewenangan pimpinan.

“Kita punya kewajiban mengubah kemungkaran ini dengan kekuasaan bapak ibu miliki minimal dengan kewenangan” tuturnya.

Terkait di Tabalong, Ia memberikan apresiasi karena sudah bagus melakukan upaya-upaya pencegahan sehingga nilai Monitoring Center for Prevention (MCP) meningkat.

“Upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi sudah menunjukkan hasil dengan capaian MCP 93 padahal sebelumnya 86. Ini peningkatan yang signifikan, terimakasih Bupati dan seluruh jajarannya ini hasil yang nyata” ucapnya.

Sementara itu, Bupati Tabalong, H Anang Syakhfiani menyampaikan setiap tahun dilakukan monitoring terhadap capaian kinerja program pencegahan korupsi di seluruh wilayah Indonesia termasuk wilayah Pemerintah Kabupaten Tabalong.

“Hal tersebut dilakukan melalui aplikasi yang dikembangkan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi, yakni MCP” ucapnya.

Pada tahun 2022, total capaian MCP Kabupaten Tabalong berada di angka 93.

“Tentunya hal tersebut merupakan hasil yang sangat baik, bahkan kita mendapatkan angka maksimal pada beberapa area intervensi. Perencanaan dan Penganggaran APBD, Perizinan, dan Tata Kelola Keuangan Desa, semuanya mendapatkan skor 100, sementara area lainnya sudah menunjukkan implementasi yang baik, yaitu lebih dari 75 persen” terangnya.

“Saya rasa ini menjadi acuan yang baik untuk progres ke depannya sekaligus kita jadikan bahan evaluasi agar terus mengupayakan skor yang maksimal bagi semua area intervensi MCP tahun 2023” timpalnya.

Ia mengharapkan melalui sosialisasi ini upaya pencegahan korupsi di Tabalong bisa terarah dan lebih baik lagi.

“Mari kita manfaatkan kegiatan ini untuk pencegahan korupsi di Tabalong” harap Anang.

Anang mengatakan meski Ia tak lagi menjabat Bupati pencegahan korupsi di Tabalong agar terus digalakkan.

“Saya berharap sepeninggal saya upaya ini dilanjutkan siapapun nanti yang menjadi pemimpin Tabalong” katanya.

Dalam kegiatan sosialisasi ini, turut dihadiri pimpinan DPRD, pimpinan organisasi perangkat daerah, para camat di Tabalong

Bagikan

Trending

Berita Terpopuler

Yang paling banyak dibaca pembaca akhir-akhir ini

Lihat Semua
  1. 01
    Bimtek Penyusunan PKPT Berbasis Resiko
    Umum·2 tahun yang lalu

    Bimtek Penyusunan PKPT Berbasis Resiko

  2. 02
    Entry Meeting "Pelaksanaan Reviu Tata Kelola Perizinan dan Non Perizinan"
    Umum·3 tahun yang lalu

    Entry Meeting "Pelaksanaan Reviu Tata Kelola Perizinan dan Non Perizinan"

  3. 03
    Rapat Koordinasi Pembahasan RKA Clearance
    Umum·1 tahun yang lalu

    Rapat Koordinasi Pembahasan RKA Clearance

  4. 04
    Reviu Tata Kelola Barang Milik Daerah
    Umum·3 tahun yang lalu

    Reviu Tata Kelola Barang Milik Daerah

  5. 05
    Inspektorat Luncurkan Inovasi "Sistem Layanan Keterangan Bebas Temuan (SILAKAN BETAMUAN)"
    Umum·3 tahun yang lalu

    Inspektorat Luncurkan Inovasi "Sistem Layanan Keterangan Bebas Temuan (SILAKAN BETAMUAN)"